April 28, 2020

Cara Niat Puasa Ramadan dan Doa Berbuka

Cara Niat Puasa Ramadan dan Doa Berbuka
NIAT RAMADAN TANPA KATA FARDHU, APAKAH SAH?

Assalamualaikum

1.Pak ustadz, bolehkah niat puasa ramadhan dengan kalimat "aku puasa fardhu ramadhan besok/esok karena Allah" ?

2.Apakah harus ada kata fardhu ?

JAWABAN

1. Boleh. Sama seperti shalat.
Imam Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin, hlm. 2/351, menyatakan:


لا يصح الصوم إلا بالنية ، ومحلها القلب . ولا يشترط النطق بلا خلاف . وتجب النية لكل يوم . فلو نوى صوم الشهر كله ، فهل يصح صوم اليوم الأول بهذه النية ؟ المذهب : أنه يصح ، وبه قطع ابن عبدان ، وتردد فيه الشيخ أبو محمد

ويجب تعيين النية في صوم الفرض ، سواء فيه صوم رمضان ، والنذر ، والكفارة ، وغيرها . ولنا وجه حكاه صاحب التتمة عن الحليمي : أنه يصح صوم رمضان بنية مطلقة ، وهو شاذ .

وكمال النية في رمضان : أن ينوي صوم غد عن أداء فرض رمضان هذه السنة لله تعالى . فأما الصوم وكونه عن رمضان ، فلا بد منهما بلا خلاف ، إلا وجه الحليمي . وأما الأداء والفرضية والإضافة إلى الله تعالى ، ففيها الخلاف المذكور في الصلاة . وأما رمضان هذه السنة ، فالمذهب : أنه لا يشترط .

Artinya: "Puasa tidak sah kecuali dengan niat. Tempat niat itu di hati. Tidak disyaratkan mengucapkan niat. Wajib niat setiap hari. Seandainya niat puasa untuk sebulan seluruhnya, apakah sah puasa hari pertama dengan niat ini? Pendapat dalam madzhab Syafi'i adalah sah. Ini dinyatakan oleh Ibni Idan. Abu Muhammad memiliki dua pendapat soal ini.

Wajib menentukan niat untuk puasa fardhu. Baik puasa Ramadan, nadzar, kafarat, dll. Kami memiliki pendapat sebagaimana dijelaskan oleh penulis kitab At-Tatimmah dari Al-Hulaimi: bahwasanya sah puasa Ramadan dengan niat mutlak. Ini pendapat yang syadz (langka).

Niat sempurna dalam Ramadan adalah: Niat puasa besok untuk ada'nya puasa Ramadan tahun ini karena Allah. Unsur "shoum/puasa" dan "Ramadan" keduanya wajib disebut dalam niat, kecuali menurut Al-Hulaimi. Sedangkan unsur "ada'an" dan "fardhu" dan "karena Allah" maka dalam soal ini ulama madzhab Syafi'i berbeda pendapat sebagaimana disebut dalam shalat. Adapun unsur "Ramadan tahun ini" maka ia tidak disyaratkan."

niat puasa Ramadhan

Kesimpulan: yang wajib dalam niat puasa Ramadan yang disepakati madzhab Syafi'i ada dua unsur yaitu: kata 'puasa' dan kata 'Ramadan'. Jadi, niat berikut sudah sah: "niat puasa Ramadan".
Adapun niat yang sempurna adalah: "Saya niat puasa fardhu Ramadan besok ada'an karena Allah" (kata ada'an sebagai kebalikan dari qadha'an).

Baca juga: Cara Niat dalam shalat wudhu, dan junub


2. Tidak perlu ada kata fardhu. Baca detail: Puasa Ramadan

DOA SETELAH BERBUKA PUASA

Doa berbuka puasa

TANYA JAWAB

Tanya: Benarkah niat puasa Ramadan yang sempurna seperti di atas tidak ada dalam madzhab Syafi'i?

Jawab: Tidak benar. Lafaz niat seperti di atas disebutkan dalam kitab-kitab madzhab Syafi'i. Seperti disebutkan oleh Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin, hlm. 88, sebagai berikut:

وأكملها أي النية: نويت صوم غد عن أداء فرض رمضان بالجر لإضافته لما بعده هذه السنة لله تعالى لصحة النية حينئذ اتفاقا

Artinya: Niat puasa paling sempurna adalah نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّه تَعَالَى


Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com


EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.