Hot!

Percaya Penyebab Sial

Percaya Penyebab Sial
KEKUFURAN SEPERTI APA

Assalamu'alaikum ustadz
Saya ingin bertanya
1. Terlintas dihati saya berkata " biasanya sial terus " tapi saya tidak tau apakah saya mengiyakan atau tidak lintasan tersebut. Setelah itu saya langsung istigfar. Apakah mengeluh sial merupakan suatu kekufuran besar?
2. Terlintas dihati saya merasa sombong di tempat kerja. Kemudian saya berusaha melawan hal tersebut dengan berkata " semua ini karena kebaikan pimpinan saya ". Padahal saya tau Allah lah yang memberi rezeki dan membuat saya sukses sekarang. Ingat hal tersebut kemudian saya istigfar pada Allah. Apakah hal ini suatu kekufuran ( yang bisa membuat pada keluar dari agama islam) . Dan bagaimana tobatnya?
3. Jika mengucapkan kepada orang " terima kasih atas kebaikan anda " apakah hal tersebut tidak boleh diucapakan?
4. Apakah mencintai seseorang berlebihan sampai memuji-muji. Itu termasuk kesyirikan? Akan tetapi orang tersebut masih beribadah kepada Allah dan masih melaksanakan syariat islam.?

JAWABAN

1. Tidak. Baca detail: Hukum Percaya Ramalan

lagipula lintasan pikiran tidak dianggap dosa. Nabi bersabda:

إن الله تجاوز لأمتي عما وسوست أو حدثت به أنفسها ما لم تعمل به أو تكلم

Artinya: Allah memaafkan umatku atas dosa yang masih di lintasan pikiran selagi belum dilakukan atau belum diucapkan. Baca detail: Lintasan Hati

2. Kesalahan apapun selagi masih di lintasan hati tidak dianggap kesalahan alias dimaafkan.

3. Boleh.

4. Tidak termasuk. Baca detail: Hukum Mengagumi Tokoh Non Muslim

CATATAN: Anda tampaknya terlalu banyak mengkonsumsi bacaan agama yang ditulis oleh kalangan ustadz Salafi Wahabi. Hindari membaca artikel-artikel mereka agar tidak terjerumus ke dalam was-was kronis. Baca detail:
- 10 Pembatal Keislaman versi Wahabi
- Beda Wahabi, HTI, Jamaah Tabligh dan Syiah
- Gerakan Radikal Salafi wahabi

Perbanyak membaca situs-situs Ahlussunnah: http://www.konsultasisyariah.in/p/aswaja.html

Ketahui kriteria Ahlussunnah yang benar: Kriteria Ahlussunnah Wal Jamaah

PRASANGKA BURUK

Assalamu'alaikum ustadz
Saya pernah berprasangka buruk pada orang, berpikir begini begitu. Namun belum terucap. Kemudian saya sadar, dan langsung mengelak prasangka tersebut dan beristigfar.

Apakah saya sudah berdosa telah berpasangka atau itu hanya lintasan pikiran saja. Dan perlukah saya minta maaf pada orang tersebut. Sedangjan saya tidak tau dimana orangnya sekarang.

Terima kasih. Assalamu'alaikum

JAWABAN

Tidak berdosa. Selagi masih dalam lintasan fikiran dan belum terucapkan, maka tidak dianggap berdosa alias masih dimaafkan. Nabi bersabda:

إن الله تجاوز لأمتي عما وسوست أو حدثت به أنفسها ما لم تعمل به أو تكلم

Artinya: Allah memaafkan umatku atas dosa yang masih di lintasan pikiran selagi belum dilakukan atau belum diucapkan. Baca detail: Lintasan Hati

HAWA NAFSU, APAKAH MELECEHKAN NABI ADAM?

Assalamu'alaikum ada kalimat "yang lebih nafsu itu perempuan bukan laki laki,karena tidak ada yang namanya adam nafsu yang ada hawa nafsu"

1.apakah kalimat "yang lebih nafsu itu perempuan bukan laki laki,karena tidak ada yang namanya adam nafsu yang ada hawa nafsu" melecehkan Nabi Adam?
2.Apakah kalimat "yang lebih nafsu itu perempuan bukan laki laki,karena tidak ada yang namanya adam nafsu yang ada hawa nafsu" melecehkan istri Nabi Adam?

JAWABAN

1. Bisa dianggap begitu.
2. Ya.
Baca detail:
- Penyebab Murtad
- Cara Orang Murtad kembali ke Islam

WAS-WAS MURTAD

Assalamu'alaikum.saat saya memasuki rumah saya,saya mengucapakan "Assalamu'alaikum" dengan pelan pelan karena saya memiliki niat jahat ingin mengintip kondisi rumah saya.yang ingin saya tanyakan
1. Karena saya mengucapakan "Assalamu'alaikum" dengan pelan pelan karena saya memiliki niat jahat ingin mengintip kondisi rumah saya,apakah saya sama saja melecehkan "Assalamu'alaikum"?
2. Karena saya mengucapakan "Assalamu'alaikum" dengan pelan pelan karena saya memiliki niat jahat ingin mengintip kondisi rumah saya,apakah saya mendapat dosa murtad?

JAWABAN

1. Tidak melecehkan.
2. Tidak dosa. Baca detail: Mengatasi was-was Kufur

MURTAD

Assalamu'alaikum.Saat saya membaca chat dengan mantan pacar saya tentang bacaan Basmalah,tiba tiba alat kelamin saya berdiri.Saya tidak tau karena apa alat kelamin saya berdiri.Yang ingin saya tanyakan
1.apakah karena alat kelamin saya berdiri,saya sama saja melecehkan bacaan Basmalah?

JAWABAN

1. Tidak termasuk melecehkan. Baca detail: Penyebab Murtad

MEMINTA MAAF PADA RASULULLAH

Assalamu'alaikum ustadz

Ana ingin bertanya, mohon dijawab dengan detail

Jika ada seorang yang menghina Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam, kemudian dia bertaubat

Pertanyaannya: bagaimana cara kita meminta maaf pada Rasulullah?

karena di jaman sekarang Rasul telah wafat. Sedangkan menghina Rasulullah juga ada hak beliau yang kita sakiti

Mohon jawabannya ustadz kalau bisa dengan dalil atau pendapat 'ulama

Assalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

Menghina Rasulullah termasuk perbuatan yang berakibat murtad. Baca detail: Penyebab Murtad

Cara bertaubatnya adalah dengan membaca dua kalimat syahadat. Baca detail: Cara Orang Murtad kembali ke Islam

Dan kemudian disusul dengan Taubat Nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Tidak diperlukan ada cara khusus untuk meminta maaf pada Rasulullah. Karena Rasulullah adalah bagian tak terpisahkan dari Islam. Sehingga taubat karena menghina Nabi itu cukup dengan taubat nasuha karena menghina Islam itu sendiri.

Namun demikian, apabila anda memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi untuk semakin menumbuhkan rasa cinta padanya dan sebagai bentuk permohonan maaf dan memohon syafaatnya, maka itu baik. Baca detail: Sholawat Nabi

HUKUM KARTUN JEPANG

Assalamualaikum...
Maaf ustadz saya mau bertanya,
Saya dari dulu sering nonton kartun-kartun jepang.. Dan saya sering berhayal berada di posisi yang sama seperti tontonan saya.
Seperti adventure.. Sampai sekarang saya masih sering menghayal..
Apakah hayalan saya ini berdosa ustadz?
Terima kasih..
Wassalam.

JAWABAN

Hayalan tentang perkara dosa tidak dianggap berdosa selagi tidak diucapkan atau dilaksanakan. Nabi bersabda:

إن الله تجاوز لأمتي عما وسوست أو حدثت به أنفسها ما لم تعمل به أو تكلم. رواه البخاري ومسلم.

Artinya: Allah memaafkan umatku atas dosa was-was atau lintasan hati selagi tidak melakukan atau mengucapkannya. (HR Bukhari & Muslim)

Baca detail: Lintasan Hati Ingin Murtad

0 komentar:

Post a Comment